Studi Tiru Sekolah Lansia Fatmawati Jakarta di LKSLU Mugi Waras Blendung,

15 Juni 2026
RAHMAD RIYADI
Dibaca 2 Kali
Studi Tiru Sekolah Lansia Fatmawati Jakarta di LKSLU Mugi Waras Blendung,

SLEMAN, 12 Juni 2026 - Bina Keluarga Lansia Mugi Waras Blendung, Sumbersari, Moyudan, Sleman, Yogyakarta, menerima kunjungan studi tiru dari Sekolah Lansia Fatmawati Jakarta, Jumat 12 Juni 2026. Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan suasana hangat dan penuh antusias.Kegiatan ini menjadi ajang saling belajar antara dua institusi pembina lansia. Rombongan Sekolah Lansia Fatmawati Jakarta datang untuk melihat langsung model pembinaan, kegiatan rutin, serta sistem pengelolaan BKL Mugi Waras yang sudah berjalan. Tujuannya jelas: menimba ilmu dan praktik baik agar bisa diterapkan di Jakarta. 
Jumanah selaku Ketua Pengurus Sekolah Lansia Mugi Waras membuka sambutan dengan rasa syukur. Beliau menyampaikan terima kasih atas perhatian dari Kalurahan Sumbersari yang membantu menyiapkan segala kebutuhan acara hari ini.“Kami menyambut rombongan dari Sekolah Lansia Fatmawati dengan antusias yang besar. Ini kehormatan bagi kami. Semoga setelah acara ini berlangsung, Sekolah Lansia Fatmawati dan Mugi Waras bisa lebih maju lagi. Kita sama-sama belajar, sama-sama menguatkan,” ucap Jumanah di hadapan para lansia dan tamu undangan.Antusiasme itu juga terlihat dari para lansia binaan. Mereka menyambut kedatangan tamu dengan senyum, yel-yel, hingga pertunjukan ringan yang sudah disiapkan. Suasana kekeluargaan langsung terasa sejak rombongan tiba.Dukungan Penuh Pemerintah Kalurahan Sukadi selaku Lurah Sumbersari turut hadir dan memberikan sambutan. Dalam pidatonya, beliau mengapresiasi inisiatif studi tiru yang dilakukan Sekolah Lansia Fatmawati Jakarta.“Studi tiru seperti ini sangat bagus. Artinya ada niat baik untuk saling menguatkan, tidak jalan sendiri-sendiri. Pemerintah Kalurahan Sumbersari mendukung penuh kegiatan yang memajukan kualitas hidup lansia. Lansia itu aset, bukan beban. Kalau mereka sehat, bahagia, dan produktif, kita semua yang diuntungkan,” kata Sukadi. Beliau juga menegaskan komitmen Kalurahan Sumbersari untuk terus mendukung program-program BKL Mugi Waras, baik dari sisi fasilitas maupun pemberdayaan.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tukar pengalaman. Pengurus BKL Mugi Waras memaparkan kurikulum, jadwal kegiatan senam, pelatihan keterampilan, penyuluhan kesehatan, sampai sistem pendataan lansia. Rombongan Sekolah Lansia Fatmawati Jakarta juga berbagi program unggulan mereka, termasuk kerja sama dengan Puskesmas dan pelatihan digital untuk lansia. Diskusi berjalan dua arah dan cair, banyak catatan yang diambil kedua belah pihak.Para peserta juga diajak melihat langsung aktivitas harian lansia di BKL Mugi Waras: ruang belajar, kebun terapi, hingga area interaksi sosial. Hal ini jadi referensi konkret yang bisa dibawa pulang ke Jakarta.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan penyerahan cendera mata. Kedua belah pihak sepakat untuk menjaga silaturahmi dan membangun kerja sama berkelanjutan.Jumanah berharap, “Setelah hari ini, kami yakin Mugi Waras dapat ide baru, Fatmawati juga dapat inspirasi dari sini. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut. Lansia dimanapun berhak dapat pelayanan terbaik.”Studi tiru ini membuktikan bahwa semangat belajar dan berbagi tidak mengenal batas wilayah. Dari Jakarta ke Sleman, tujuannya satu: lansia Indonesia yang sehat, mandiri, dan bermartabat.

Studi Tiru Sekolah Lansia Fatmawati Jakarta di LKSLU Mugi Waras Blendung,
Studi Tiru Sekolah Lansia Fatmawati Jakarta di LKSLU Mugi Waras Blendung,