Direktur IRL Berikan Terapi Agar Lansia Tak Mudah Jatuh

23 April 2024
Administrator
Dibaca 3 Kali
Direktur IRL Berikan Terapi Agar Lansia Tak Mudah Jatuh

Moyudan- Setelah selesai libur Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2024 sekolah lansia BKL (Bina Keluarga Lansia) Mugi Waras kembali digelar. Kegiatan bertempat di Rumah Singgah Lansia Blendung, Sumbersari, Moyudan pada Minggu, 21/04/2024.

Sekolah lansia pada kesempatan itu merupakan pertemuan yang kedua setelah pencanangan sekaligus sebagai pertemuan pertama pada jenjang S3 (Standar 3) pada 20 Februari 2024 lalu.

Hadir pada kesempatan itu Direktur IRL (Indonesia Ramah Lansia) Dwi Endah, Staf Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN DIY Utomo Budi, Koordinator PKB (Penyuluh Keluarga Berencana) Kapanewon Moyudan Wahyu Aryanti Rosaria Bawaningsih, Dukuh Blendung Rizky Anas Ikhwanuddin, dan Ketua BKL Mugi Waras Djumanah beserta 50 siswa-siswi sekolah lansia.

Direktur IRL Dwi Endah pada tatap muka tersebut memberikan materi tentang Terapi Jatuh pada Lansia. Materi tersebut memuat penyebab-penyebab lansia mudah jatuh, akibatnya, dan cara mengantisipasinya.

“Lansia itu mudah jatuh karena ketidakseimbangan otot pada kaki. Maka kita perlu latihan menerapi diri agar otot kuat sehingga tidak mudah jatuh,” jelasnya.
Dalam memberikan paparan tersebut, Endah memberikan contoh-contoh terapi yang kemudian dipraktekkan bersama oleh seluruh siswa.

Terapi tersebut dantaranya dengan mengangkat satu kaki selama 7 detik, berjalan maju 5 langkah, berjalan kekanan dan kekiri, mengangkat beban ditangan, dsb.
“Prinsip terapi ini adalah SAM, yaitu Sederhana, Aman, dan menyerupai kegiatan sehari-hari,” lanjutnya.

Pada pertemuan tersebut juga sekaligus dilakukan syawalan dalam lingkup sekolah lansia BKL Mugi Waras, dan perkenalan KKN Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
(Eny Ms/KIM Sumber Biwara Moyudan)