Upaya Mewujudkan Ketahanan Pangan Dengan Tanam Talas

03 Juni 2025
Administrator
Dibaca 3 Kali
Upaya Mewujudkan Ketahanan Pangan Dengan Tanam Talas

Moyudan – Banyaknya lahan pertanian di Wilayah Sleman Barat salah satunya di Kapanewon Moyudan sangatlah memprihatinkan. Bukan tanpa alasan para petani enggan untuk mengolah sawahnya, karena seringnya tanaman padi diserang berbagai jenis hama dan kurangnya aliran air. Padahal Kapanewon Moyudan diharapkan bisa menjadi lumbung pangan bagi Kabupaten Sleman.
Demi mewujudkan ketahanan pangan tersebut Prof. Dr. Fx. Wagiman Guru Besar UGM Fakultas Pertanian Departemen hama dan penyakit tumbuhan melakukan terobosan baru dengan menanam talas di bulak Gesikan, Sumbersari, Moyudan, Sleman.
Menurut Prof. Dr Wagiman tanaman talas tersebut lebih tahan hama baik tikus maupun hama yang lain. Selain itu juga tidak membutuhkan air yang banyak.
Pada tahun 2024 yang lalu Ia melakukan kerjasama dengan Bappeda Kabupaten Sleman dan mendapatkan bantuan dana kurang lebih 50 juta untuk menanam talas Prima 1″ Tanaman talas merupakan sebuah upaya untuk ketahanan pangan di Kabupaten Sleman.” Ungkapnya.
Talas adalah jenis umbi-umbian yang dikenal juga sebagai keladi, kimpu atau singkong raksasa ( ColocasiaColocasia Esculenta ) .
Lebih lanjut Prof Dr. Fx Wagiman menjelaskan bahwa talas merupakan tanaman herba. Talas banyak ditanam di daerah tropis.
” Talas satu pohon bisa menghasilkan 3-4 kg, dengan harga jual 8.000 rupiah per kilogramnya.” Kata Wagiman.
Perawatan dari tanaman talas juga tidak sulit cukup dipupuk ZA sekali dalam masa pertumbuhan.” Pada umur tanaman 7 bulan sudah dapat dinikmati hasilnya.” Ujarnya.
Pada panen perdana demplot tanaman talas yang berlangsung pada hari Senin ( 2/6/2025) di Bulak Gesikan, Sumbersari, Moyudan, Sleman. Lebih lanjut Wagiman berharap agar layan bero (nganggur) bisa ditanami talas.
Hal senada juga diungkapkan oleh PPL Sumbersari Fx. Naryanto bahwa pada panen perdana tersebut dibagiksn kurang lebih 7.000 bibit talas kepada para petani setempat. ” Dengan pembagian bibit talas ini diharapkan 3 tahun kedepan sudah tidak ada lagi lahan yang nganggur.” Ungkap Naryanto.
Talas banyak mengandung nutrisi karbohidrat, protein, serat, vitamin, dan mineral. Talas juga memiliki manfaat kesehatan yaitu menjaga kesehatan jantung, dan mencegah diabet.
Talas mengandung banyak kalium, mineral yang sangat penting untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Kalium dapat membantu menyeimbangkan efek natrium dalam tubuh, serta memperlancar kerja otot jantung dan pembuluh darah. Dengan mengkonsumsi talas secara teratur dapat mengurangi resiko hipertensi dan penyakit jantung.
( Giek )